RSS

bagaimana Quran menjawab pertanyaan kita

09 Sep

Tebak dengan benar pertanyaan di bawah ini: Isilah titik-titik di bawah ini (mohon dijawab dengan jujur di dalam hati kita masing-masing….

1. Allah menciptakan TERTAWA dan …
2. Allah itu MEMATIKAN dan …
3. Allah menciptakan LAKI-LAKI dan …
4. Allah memberikan KEKAYAAN dan ……

Mayoritas kita (termasuk antum) akan menjawab:

1. MENANGIS.
2. MENGHIDUPKAN.
3. PEREMPUAN
4. KEMISKINAN.

Yakin jawaban itu benar?

Untuk mengetahui apakah jawaban di atas itu benar atau tidak, mari kita cocokkan jawaban tersebut dengan rangkaian firman Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam surat An-Najm (53), ayat: 43-45, dan 48, sebagai berikut:

وَأَنَّهُ هُوَ أَضْحَكَ وَأَبْكَى

“dan Dia-lah yang menjadikan orang TERTAWA dan MENANGIS.” (QS. 53:43).

وَأَنَّهُ هُوَ أَمَاتَ وَأَحْيَا

“dan Dia-lah yang MEMATIKAN dan MENGHIDUPKAN.” (QS. 53:44).

وَأَنَّهُ خَلَقَ الزَّوْجَيْنِ الذَّكَرَ وَالْأُنثَى

“dan Dia-lah yang menciptakan berpasang-pasangan LAKI-LAKI dan PEREMPUAN. ” (QS. 53:45).

وَأَنَّهُ هُوَ أَغْنَى وَأَقْنَى

“dan Dia-lah yang memberikan KEKAYAAN dan KECUKUPAN.” (QS. 53:48).

Ternyata jawaban kita umumnya BENAR hanya pada no. 1-3. Tapi,
jawaban kita untuk no. 4 (kalau mau jujur) umumnya SALAH.

Jawaban versi Allah Ta’ala dalam Al-Qur’an bukan KEMISKINAN, tapi KECUKUPAN.
Masya Allah..!!!
Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta’ala hanya memberi KEKAYAAN dan KECUKUPAN kepada hamba-Nya.

Dan yang “menciptakan” KEMISKINAN adalah diri kita sendiri. Hal ini bisa karena ketidak adilan ekonomi, malas, bisa juga karena kemiskinan itu kita bentuk di dalam pola pikir kita sendiri. Itulah hakikatnya, mengapa orang-orang yang senantiasa bersyukur; walaupun hidup pas-pasan ia akan tetap tersenyum dan merasa CUKUP. Jadi, marilah kita bangun rasa KECUKUPAN di dalam hati dan pikiran kita, agar kita menjadi hamba-Nya yang selalu BERSYUKUR.

Karena hakikatnya manusia itu tidak akan pernah puas hingga MULUTNYA DIISI DENGAN TANAH… Semoga bisa diambil manfaat…

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada September 9, 2012 in Islam, Refleksi Jiwa

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: