RSS

10 perkara yang membuat hati kita mati

19 Agu

10 perkara yang menyebabkan hati mati, sehingga do’a tidak dikabulkan adalah sebagai berikut :

  1. Kamu mengenal Allah tapi kamu tidak melaksanakan haknya.
  2. Kamu suka membaca kitab Allah, tapi kamu tidak mengamalkannya.
  3. Kamu mengetahui bahwa Syaitan itu musuh, tapi kamu mengikuti ajakannya.
  4. Kamu mengatakan cinta kepada Rasul tapi kamu meninggalkan perbuatan dan jalan yang ditempuhnya.
  5. Kamu menyatakan ingin masuk surga, tapi kamu tidak melakukan ‘amalan ahli surga.
  6. Kamu bilang takut akan siksa neraka, tapi kamu tidak henti-hentinya berbuat dosa.
  7. Kamu meyakini bahwa kamatian itu hak, tapi kamu tidak melakukan persiapan untuknya.
  8. Kamu selalu memperhatikan kesalahan orang lain, tapi kamu tidak mau memperhatikan kesalahan diri sendiri.
  9. Kamu suka makan rezeki Allah, tapi kamu tidak bersyukur kepada-Nya.
  10. Kamu suka mengubur orang-orang mati tapi kamu tidak mengambil pelajaran darinya.

Coba dech,, sisihkan waktu sejenak,,,, tarik nafas dalam,,, lalu keluarkan,,,, lalu baca lagi 10 perkara diatas,,,, apakah ada yang pernah kita lakukan,,,

nah,,, sebenernya setiap permasalahan sudah cukup ada di Quran seperti tertulis di Al-Baqarah ayat ke 2: Kitab (Al Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa, nah mulai dijawab satu satu ya, insyaAllah saya tidak salah mengarahkan ayatnya yang akan di jadikan referensi:

  1. Hak Allah, baca di: Al-An’aam ayat ke 57: Katakanlah: “Sesungguhnya aku berada di atas hujjah yang nyata (Al Quran) dari Tuhanku, sedang kamu mendustakannya. Tidak ada padaku apa (azab) yang kamu minta supaya disegerakan kedatangannya. Menetapkan hukum itu hanyalah hak Allah. Dia menerangkan yang sebenarnya dan Dia Pemberi keputusan yang paling baik”. (6:57) ,,, lalu juga bisa di baca di Al-Anfal ayat ke 8: agar Allah menetapkan yang hak (Islam) dan membatalkan yang batil (syirik) walaupun orang-orang yang berdosa (musyrik) itu tidak menyukainya. (8:8)
  2. Perintah mengamalkan Quran di Al-An’aam ayat ke 155 “Dan Al Qur’an itu adalah kitab yang Kami turunkan yang diberkati, maka ikutilah dia dan bertakwalah agar kamu diberi rahmat,” [6:155]
  3. Tentang syaitan ada di Al-Araf ayat ke 22: maka syaitan membujuk keduanya (untuk memakan buah itu) dengan tipu daya. Tatkala keduanya telah merasai buah kayu itu, nampaklah bagi keduanya aurat-auratnya, dan mulailah keduanya menutupinya dengan daun-daun surga. Kemudian Tuhan mereka menyeru mereka: “Bukankah Aku telah melarang kamu berdua dari pohon kayu itu dan Aku katakan kepadamu: “Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagi kamu berdua?” (7:22)
  4. tentang teladan Rasulullah ada di Al-Azhab ayat ke 21: Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah. (33:21)
  5. tentang bagaimana amalan ke surga, baca di AnNisa ayat ke 122: Orang-orang yang beriman dan mengerjakan amalan saleh, kelak akan Kami masukkan ke dalam surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya, mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Allah telah membuat suatu janji yang benar. Dan siapakah yang lebih benar perkataannya dari pada Allah? (4:122)
  6. kalau tentang neraka, baca dikit di sebelahnya ayat diatas, di surat AnNisa juga, ayat ke 121: Mereka itu tempatnya Jahannam dan mereka tidak memperoleh tempat lari dari padanya. (4:121)
  7. tentang dalam keadaan apakah seharusnya kita mati, ada di surat At-Taha ayat ke 74: Sesungguhnya barangsiapa datang kepada Tuhannya dalam keadaan berdosa, maka sesungguhnya baginya neraka Jahannam. Ia tidak mati di dalamnya dan tidak (pula) hidup. (20:74)
  8. nah, instrospeksi diri bisa dilakukan dengan mengatakan hal yang benar saja, bisa di lihat di surat Al Isra, ayat ke 53: Dan katakanlah kepada hamha-hamba-Ku: “Hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang lebih baik (benar). Sesungguhnya syaitan itu menimbulkan perselisihan di antara mereka. Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagi manusia. (17:53)
  9. kalau perintah bersyukur itu sangat banyak didalam Quran, namun ada satu yg bisa dijadikan bekal, yaitu di Ar-Rahman, ayat ke 13 (disebutkan berkali kali di ayat lain dalam surat yang sama): Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? (55:13)
  10. wah, kalau hal ini, jangan sampai kita menyesal setelah mati, sebagaimana diberitahu di surat As_sajda ayat ke 12: Dan, jika sekiranya kamu melihat mereka ketika orang-orang yang berdosa itu menundukkan kepalanya di hadapan Tuhannya, (mereka berkata): “Ya Tuhan kami, kami telah melihat dan mendengar, maka kembalikanlah kami (ke dunia), kami akan mengerjakan amal saleh, sesungguhnya kami adalah orang-orang yang yakin”. (32:12)

Sejenak kita renungkan, dan masukan ke hati kita, sudah sampai manakah kita…?

Wallahualam, Semoga bermanfaat, mohon maaf jika ada kekurangan dalam penulisan, hal itu adalah karena kelalaian dan khilaf saya, dan kesempurnaan hanya milik Allah

CTRL + Q to Enable/Disable GoPhoto.it
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Agustus 19, 2012 in Islam, Refleksi Jiwa

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: