RSS

Arsip Harian: Agustus 17, 2012

Kata kata untuk SMS / BBM / email mengucapkan selamat lebaran

Jika beberapa tahun yang lalu disaat Hari Raya Idul Fitri,untuk menyampaikan ucapan kepada teman maupun saudara yang terkendala oleh jarak dan tempat,kartu Lebaran bisa menjadi alat untuk menjembatani keinginan bersilahturahmi dan menyampaikan ucapan hari raya Idul fitri dan sejenisnya.
maka seiring perkembangan jaman dan teknologi,ketika saat ini sudah banyak orang menggunakan alat telekomunikasinya melalui telepon seluler dan Internet,maka dalam rangka menyambut Hari Raya para pengguna telepon Selularnya menggunakan SMS (Short Message Service) dan para pengguna Internet dengan menggunakan Email Read the rest of this entry »

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Agustus 17, 2012 in Islam, Refleksi Jiwa

 

Dialog enteng entengan ajah,,, bekal kristolog nich :)

DIALOG ENTENG-ENTENGAN

Oleh Kodiran Salim

Peneliti Independen Lintas Kitab Suci

I. YESUS ANAK ALLAH (1)

Kodiran Salim : Apakah orang Kristen mengatakan bahwa Yesus Anak Allah ?

Kristen : Ya.

Kodiran Salim : Baca Markus 3:11

Kristen :  Markus 3:11 Bilamana roh-roh jahat melihat Dia, mereka jatuh tersungkur di hadapan-Nya dan berteriak: “Engkaulah Anak Allah.”

Kodiran Salim : Yang mengatakan Engkau anak allah atau Yesus Anak Allah siapa ? Read the rest of this entry »

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Agustus 17, 2012 in anti pemurtadan, Kristologi, Refleksi Jiwa

 

Kisah mualaf Jesica di NewYork

Pagi hari Kamis lalu, 13 Juli 2006, seorang wanita mudah berusia 24 tahun datang ke Islamic Cultural Center of New York. Dengan pakaian Muslimah yang rapi, nampak seperti santri bule duduk menunggu kedatangan saya di Islamic Center New York. Dengan sedikit malu dan menundukkan muka, dia memulai percakapan dengan bertanya, “Apa hukumnya seorang Muslimah bersuamikan non Muslim? Dan apakah seorang wanita yang bersuamikan non Muslim bisa diterima menjadi Muslimah?
Read the rest of this entry »

 
4 Komentar

Ditulis oleh pada Agustus 17, 2012 in Refleksi Jiwa, Seputar Mualaf