RSS

Inilah Misionaris mengaku Murtadin yang terbongkar penipuannya

25 Jul

Demi tujuannya tercapai, ada sebagian Misionaris yang tidak segan segan menggunakan dengan segala cara ,termasuk harus membuat kesaksian bohong.

dan lebih memprihatinkan lagi ,para Misionaris yang menggunakan cara cara dengan kesaksian bohong tersebut mendapatkan tempat yang sangat strategis, dengan diberikan jabatan tinggi dikalangan mereka.
Berikut ini beberapa contoh Misionaris yang terbongkar penipuannya :

1. Pendeta Samuel Hermawan,Mengaku Sarjana Islam Terbongkar Kedoknya Bintaro

Di kalangan Kristen, Pendeta Samuel Hermawan dikenal sebagai ahli islamologi mantan Muslim. Namanya mulai naik daun ketika Samuel menuliskan pengalaman rohaninya mengapa ia beralih meninggalkan Islam dan kini menjadi pendeta. Dalam testimoni berjudul “Yesus adalah Tuhan dan Raja,” Samuel menuliskan sbb:

“Saya dulunya dari muslim tamatan sebuah pesantren dan Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Bandung. Saya ingin memberikan kekuatan untuk para sahabat sekalian orang-orang Kristen bahwa apa yang kalian sembah itu adalah benar-benar Tuhan dan Juruselamat. Yesus adalah Tuhan dan Raja sesuai yang tercantum dalam Al Quran, Hadist dan Injil.” Dalam sebuah dialog Islam dan Kristen, dusta Pendeta Samuel terbongkar. Ternyata dia bukan mantan muslim, terbukti karena ia tidak bisa baca-tulis Al-Qur’an. Pengakuannya sebagai ahli islamologi lulusan pesantren dan Sarjana Islam lulusan STAIN Bandung, adalah kebohongan besar untuk memuluskan Kristenisasi.

Pendeta Samuel mengaku tamatan sebuah pesantren dan Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Bandung…

Bermula ketika Indarwati, bukan nama sebenarnya, yang mempengaruhi kakak kandung, orang tua dan pamannya untuk masuk Kristen.

Empat tahun yang lalu, Indarwati menikah secara Islam dengan seorang pemuda. Seluruh keluarga Indar merestui pernikahan itu, karena beranggapan, sang mempelai pria itu adalah seorang Muslim yang taat beragama.

Belakangan, setelah Indar dikaruniai seorang anak, keluarganya baru tahu kalau suami Indar adalah seorang pendeta. Namun ia tidak mengaku pura-pura Muslim ketika menikah. Kilahnya, kekristenan itu ia terima setelah pernikahan. Kini, Indar sudah berganti iman menjadi aktivis gereja, mengikuti jejak suaminya. Bahkan seorang adiknya berhasil ditarik menjadi seorang Kristen.

Ketika Indar mempengaruhi Eddy, pamannya, untuk masuk Kristen,  terjadilah percekcokan ringan. Eddy paman adalah mantan aktivis PII (Pelajar Islam Indonesia).

“Kamu ini, kok bisa-bisanya masuk Kristen dan ngajak-ngajak keluarga untuk masuk Kristen?” tanya sang paman.

“Ya.. karena sekarang saya tahu kalau Kristen itu jauh lebih baik dari Islam, paman,” jawab Indra santai.

“Siapa sebenarnya yang mempengaruhimu kok sekarang jadi seperti ini?” tanya sang paman lagi.

“Saya tidak dipengaruhi siapa-siapa, paman. Tuhan Yesus sendiri yang memanggil saya. Sekarang saya tahu bahwa Kristen itu kasih dan menyelamatkan,” terang Indra.

“Apa buktinya kalau Kristen itu menyelamatkan dan lebih baik dari Islam?” selidik sang paman.

“Saya tidak bisa menjelaskan secara detil, paman. Kalau Paman ingin tahu jawabannya, nanti saya panggil pendeta saya. Pendeta Samuel Hermawan adalah ahli islamologi, lulusan pesantren dan STAIN Bandung. Paman bisa bertanya sepuasnya tentang kekristenan kepada pak pendeta,” jawab Indra. Maka disepakatilah pertemuan dialog agama di rumah sang paman.

Ahad malam, 15 November 2009, di Bintaro diadakan pertemuan sederhana. Tapi sang paman tidak mau menghadapi sendiri. Karena penasaran, kok ada lulusan pesantren dan sarjana Islam yang bisa pindah iman, maka ia mengundang sanak saudara dan para tetangga. Tidak lupa, ia mengundang Insan Mokoginta Wenceslaus, ustadz yang mantan Kristen.

Pendeta Samuel Hermawan datang tidak sendirian. Ia itemani beberapa pendeta, pekerja gereja dan beberapa jemaat setianya. Dengan dandanan yang klemis dengan baju  batik coklat yang dikenakannya, ia tampil sangat percaya diri. Seluruh materi islamologi yang akan dipresentasikan sudah disiapkan dalam laptop dan infocus, lengkap dengan seorang wanita operatornya.Dialog dimulai pukul 8 malam, disaksikan lima puluhan pendengar dari kalangan Islam dan Kristen.

Setelah memperkenalkan diri, Samuel mulai menerangkan ketuhanan Yesus berdasarkan ayat-ayat Al-Qur’an. Puluhan ayat Al-Qur’an ditampilkan di layar infocus. Insan yang sudah tidak asing dengan makalah itu menyela, “Maaf Pak Pendeta, paparan yang anda tampilkan itu sebenarnya bukan pemikiran anda. Anda hanya mengutip brosur Kristen “Rahasia Jalan ke Surga” yang memakai nama penerbit palsu Dakwah Ukhuwah. Saya sudah menjawabnya dalam buku “Muallaf Membimbing Pendeta ke Surga” tahun 1999.

Meski tak bisa membantah bahwa presentasi makalahnya sama persis dengan brosur Dakwah Ukhuwah, Samuel kekeuh menyangkalnya, dan terus melanjutkan ceramah.

“Yesus alias Nabi Isa adalah Tuhan yang menjelma menjadi manusia. Al-Qur’an sendiri mengakui bahwa Yesus bisa menyembuhkan orang buta sejak lahir. Bahkan Yesus bisa menghidupkan orang yang sudah mati. Mari kita renungkan. Selain Tuhan, siapa yang bisa memberi nyawa kepada orang mati. Karena Yesus bisa menghidupkan orang mati, maka dia adalah Tuhan,” jelasnya.

Insan membantah, “Saya tahu, ayat Al-Qur’an yang anda maksudkan adalah surat Ali Imran 49 dan Al-Ma’idah 110. Tapi ayat ini jangan dibaca sepotong saja. Bila dibaca secara utuh, seluruh mukjizat Nabi Isa itu selalu diiringi dengan kalimat ‘bi-idznillah’ yang artinya dengan seizin Allah. Jadi, seluruh mukjizat itu bukan karena kehebatan Nabi Isa, tapi karena izin dan pemberian Allah. Karenanya, yang menyembuhkan dan menghidupkan itu bukan Nabi Isa, melainkan Allah SWT,” katanya.Samuel tak dapat membantah argumen ini, lalu beralih ke pembicaraan lain. Ia menyatakan bahwa menurut Injil Lukas, tidak semua perbuatan Yesus ditulis dalam Injil. Karena tidak ada kitab yang bisa memuat seluruh ajaran Yesus.

“Tolong Pak Pendeta baca, Injil Lukas yang anda maksud tersebut!” tanya Insan menimpali. “Wah, saya tidak hafal ayatnya, Pak,” jawabnya singkat.“Tolong pendeta yang lain atau jemaat membaca Injil Lukas yang dimaksud,” tanya Insan kepada jemaat Kristen. Karena tak mendapat jawaban apapun dari pihak Kristen, maka Insan menjawab pertanyaannya sendiri.“Sebetulnya, ayat yang dimaksudkan Pendeta Samuel itu bukan Injil Lukas, tapi Injil Yohanes 21:25. Kalau tidak percaya silakan baca ayat tersebut,” Insan mempersilakan. Jemaat pun membaca ayat yang dimaksud, ternyata betul. Mereka semakin gusar.

Ternyata Sarjana Islam Gadungan

Ketika ingin membuktikan ketuhanan Yesus sebagai orang yang tahu hari kiamat, Samuel mengutip terjemahan Al-Qur’an surat Luqman ayat 34: “Sesungguhnya Allah, hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan tentang Hari Kiamat.”Penasaran dengan banyaknya kutipan ayat yang hanya dibaca terjemahannya saja, Insan minta Samuel untuk membaca nas Arabnya.

Nyalinya runtuh ketika dites membaca nas Arab Al-Qur’an. Ternyata Pendeta itu bukan lulusan pesantren karena tidak tahu baca-tulis huruf Arab…

“Pak Pendeta, dari tadi anda hanya membaca terjemahan ayat tanpa membaca nas Arabnya. Anda kan ngaku lulusan pesantren dan sarjana Islam, tolong baca nas Arabnya!” pintanya.

Tak disangka, permintaan Insan ini meruntuhkan nyali sang pendeta. Beberapa menit ia hanya memandangi presentasi di layar in focus. Mulutnya terkatup, sesekali ia memandangi jemaatnya, dan sesekali menundukkan wajahnya yang mulai memucat.

Jemaat dan para pendeta yang hadir pun nampak gusar, malu dan salah tingkah di hadapan puluhan hadirin Muslim. Pendeta Samuel Hermawan yang selama ini mereka elu-elukan sebagai ahli islamologi, lulusan pesantren dan sarjana Muslim, ternyata tak lebih pintar dari siswa TPQ (Taman Pendidikan Al-Qur’an). Sementara hadirin dari pihak Islam sebagian tertawa, sebagian geleng-geleng dan sebagian bertepuk tangan. Mereka terheran-heran terhadap Samuel Hermawan yang ditokohkan dan dihormati di gereja, padahal mereka selama ini dicekoki dengan kesaksian dusta.

“Pak Samuel ini aneh sekali. Bagaimana bisa jadi pendeta dan mengaku ahli islamomogi? Padahal anda tidak menguasai Bibel dan tidak paham Al-Qur’an? Mana mungkin anda bisa memahami dan menafsirkan ayat-ayat Al-Qur’an untuk kepentingan kristenisasi, padahal anda tidak mengerti baca-tulis Al-Qur’an? Tolong anda beragama yang jujur saja, jangan menipu jemaat” kata Insan menasihati.

Situasi dialog jadi tidak imbang, Insan yang jauh di atas angin, seperti dosen menceramahi anak SD. Tepat pukul 10 malam acara diakhiri, tuan rumah mempersilakan seluruh hadirin untuk menikmati makan malam yang sudah disediakan secara mewah. Terlanjur malu, Pendeta Samuel dan seorang pendeta lainnya buru-buru pamitan pulang meninggalkan para jemaatnya yang sudah membaur bersama hadirin lainnya di meja hidangan.

Seorang peserta yang sangat kecewa terhadap Pendeta Samuel berkomentar, “Katanya lulusan pesantren dan sarjana Islam, gak tahunya seperti ayam sayur,” kata pria berusia 60 tahun yang datang jauh-jauh dari Depok, Jawa Barat. Ternyata Pendeta Samuel adalah “Drs” alias durung rampung sekolah, toh. [taz/voa-islam]

2. Pendeta Yusuf Roni

Ngakunya dia bernama lengkap Kemas Abubakar Masyhur Jusuf Roni asli kelahiran Palembang 6 Desember 1946. Kakeknya bernama

kemas a. roni tokoh islam terkenal di Palembang silsilah lengkapnya kemas Abubakar Mashur Jusuf

roni bin Kemas M toha Roni bin Kemas A.Roni bin Kemas Nanang Abdul Halim bin

Kemas Abang bin kemas Amijoko bin Demang Singojudo Wirokencono bin Daeng

ario Wongso bin Tumenggung Nogowongso bin pageran Fatahillah dan seterusnya.

Masa kecilnya

Jusuf Roni dididik dgn disiplin yg keras di tengah-tengah keluarga islam.

Maka jadilah dia seorang muslim yg fanatik ketika keluarganya pindah ke

Bandung dia masuk ke pesantren YPI (yayasan pendidikan Islam) JL. Muhammad

16 Bandung yg di pimpin oleh KH. Udung Abdurrahman. Ngakunya pula sebelumnya

menjadi Kristen Jusuf Roni adalah aktifis muslim yg gigih memperjuangkan

Islam dalam kesempatan apapun termasuk membendung perkembangan agama Kristen

di Jawa Barat buktinya dulu dia  memiliki seabreg jabatan di dunia dakwah

antara lain :

1. Ketua umum Serikat Pelajar Muslim Indonesia  (SEMPI) kabupaten Bandung

ketua 1 SEMPI wilayah Jawa Barat, ketua lembaga dakwah SEPMI pusat

2. Ketua serikat Pendidikan Partai Syarikat Islam Indonesia (PSII) Bandung

3. Angota Gerakan Ulama Syarikat Islam Indonesia (GUSII) wilayah Jawa Barat

4. Ketua seksi dakwah dan pers Pemuda Muslim Indonesia wilayah Jawa Barat

5. Angota dewan pimpinan harian daerah (DPHD) Kesatuan Aksi Pemuda Pelajar

Indonesia (KAPPI)  konsulat Jawa Barat

6. Pernah jadi juri MTQ tingkat nasional

7. Pernah di didik di pesantren sampai aliyah, IKIP dan Universitas Islam

Indonesia

8. Pernah menjadi wakil sekertaris jendral organisasi islam sedunia. Namun

selama beragama islam dia tidak pernah mengalami kepuasan rohani hidupnya

selalu gelisah tidak tenang dan selalu diliputi oleh tanda Tanya seputar

kepastian keselamatan. Dalam situasi itulah akhirnya dia terpikat oleh

doktrin ”keselamatan yang pasti” dalam kristus bahwa dosa manusia sudah di

tebus oleh Yesus yang mati tragis di atas gantungan tiang salib.

TERNYATA BOHONG SEMUA……….BOHONG BESAR !!!

Kesaksian yang indah dan memikat itu sempat menggegerkan umat karena di

tobatkan di gereja-gereja lalu kesaksian tersebut direkam dan diedarkan ke

kalangan muslim di Kalimantan, Surabaya, Bandung, Jakarta, Malang dan

beberapa kota besar lainnya. Tetapi ternyata …pendeta Jusuf Roni berbohong

dalam kesaksiannya. Bohongnya tak tanggung tanggu!!!ng besar …sekali..

1. Berdasarkan surat keterangan dari pusat administrasi akademi IKIP bandung

NO.259 P.T 25R.II 4/0/1979 tertanggal 22  Mei 1979 Jusuf Roni tidak pernah

tercatat sebagai mahasiswa IKIP Bandung.

2. Surat rector Universitas Islam Indonesia Nusantara Bandung

NO.78/R-UIN/D/V91997 tertanggal 2 september 1979 Jusuf Roni pun tidak pernah

tercatat sebagai mahasiswa UIN Bandung.

3. Surat kepala kantor direktorat jendral bina tuna warga Bandung no

P.R.II.LL/D.P/2383/79 tertanggal 22 mei 1979 menyatakan bahwa Jusuf Roni

sudah pernah meringkuk di penjara Banceuy Bandung dalam kasus tindak pidana.

Jadi Jusuf Roni adalah seorang recidivist.

4. Jusuf roni bukan asli Palembang tapi berdarah campuran asing

5. Mustahil menjadi juri MTQ ketua lembaga dakwah wakil sekjen organisasi

Islam sedunia karena Jusuf Roni ternyata tidak bisa baca Alquran tidak tahu

tata cara dan doa-doa shalat tidak hafal surat alfatihah.

Maka tidak heran bila akhirnya pada tanggal 19 juli 1979 pengadilan negeri

Jakarta pusat memutuskan hukuman 6 tahun penjara karena terbukti melakukan

tindak pidana subversi sebagaimana yg diatus dalam pasal 1(1) ke 1 sub c

undang undang no. 11/PNPS/1963. Itulah profil Jusuf Roni pendeta recidivist yg kini menjadi rector Apostolos

3.Ali Makrus

mengumbar klaim latar belakangnya  sebagai :

-Seorang habib Keturunan Nabi SAW
-Seorang mantan Ketua Tim Pemburu Hantu Lativi
Anggota Front Pembela Islam (FPI)

dan ia menyataan telah keluar dari agama Islam, lalu memeluk agama Kristen, dan mengeluarkan sejumlah kesaksian menghujat, memfitnah, dan mencaci maki Islam, yang kemudian sengaja direkam oleh umat Kristen dan disebarluaskan ke seluruh Indonesia bahkan dunia, tentu saja lewat media internet!!

Siapakah Ali Markus

Lahir di Bangil, Jawa Timur 29 Maret 1962, Ali Makhrus bernama asli Markus. Sejak kecil Markus (kini Makhrus) dididik dan dibesarkan dalam keluarga Kristen. Ayahnya, M. Yusuf (60) tahun adalah seorang pendeta yang kini masih aktif di GSJA (Gembala Sidang Jemaat Allah), Jalan Pogot Surabaya.  Selain itu juga memiliki jemaah di gereja GPPS Sepanjang, Surabaya.

Selain ayah dan ibunya yang seorang aktivis gereja, kakak dan pamannya, semuanya adalah seorang pendeta.

Saat remaja, Makhrus dikirim sang ayah untuk melanjutkan studi di Sekolah Teologi (STH) Gereja Tuhan, Medan dan lulus tahun 1989. Lulus kuliah ia lantas ditugaskan di gereja Bethani dan GSJA Surabaya.

Kegundahan keyakinan membuat pria lima anak ini memeluk Islam di tahun 1989. Sayangnya, dalam kondisi ekonomi yang sulit dan tanggungjawab sebagai ayah, godaan ekonomi membuat ia menerima tawaran gereja untuk kembali sebagai seorang misionaris.

Tanggal 12 Oktober 2005 silam, datang menemui KH Abdullah Wasi’an dirumahnya, di Sidoarjo, Jawa timur. Kepada kristolog kondang itu, Markus menyatakan niatnya untuk pindah agama dari Kristen ke Islam. Alasannya setelah membaca buku KH Abdullah Wasi’an yang berjudul Benteng Islam terbitan Pustaka Dai, ia jadi tertarik dengan islam.

Dengan berbaik sangka, mendengar paparan Markus yang sangat memukau itu, KH Abdullah Wasi’an pun menuntun pensyahadatan Markus tepat pukul 11.00 WIB. Syahadat itupun ditandai dengan surat keterangan sementara yang ditandatangai oleh KH Abdullah Wasi’an dan beberapa saksi. Usai pensyahadatan, Pendeta Markus pulang dengan disangoni uang tunai. Nama Islamnya pun menjadi Makhrus.

Namun setelah majalah Modus melakukan pengecekan secara mendetail pada bulan November 2005 lalu, ditemukan sejumlah kebohongan pada Pendeta Markus Margiyanto. Diantaranya, alamat KTP-nya di Jl. Pogot Lama II/91 RW 06/05 Kalikedinding, Kenjeran, Surabaya ternyata tidak benar. Karena rumah itu telah dijual lima tahun lalu kepada Sutarso. Sutarso pun mengaku tidak tahu menahu tentang seluk beluk dan aktivitas Markus.

Sementara itu, Darmo, tetangga depan rumah Sutarso yang tinggal di sana sejak tahun 1980 mengatakan bahwa yang berprofesi sebagai pendeta itu adalah ayahnya Markus. Setelah ditelusuri, ternyata markus bersama keluarganya yang terdiri dari anak, istri, ibu dan adiknya tinggal di Tanah merah II/22, Kalikedinding, Kenjeran, Surabaya. Rumah yang sempat difungsikan sebagai gereja ini asalnya adalah milik Pendeta Petrus Salindeho yang pernah bermasalah dengan umat islam hingga divonis hukuman penjara, beberapa tahun lalu.

Tak jauh dari rumah Markus di Tanah Merah itu, tinggallah Ustadz Ahmad Ghazali, salah seorang tokoh masyarakat yang menjabat sebagai Wakil Sekretaris PC NU Surabaya. Ustadz Ghazali tahu persis daftar penipuan Markus yang bermodus ingin masuk islam dihadapan tokoh Islam lalu mendapat simpati sang tokoh hingga mendapat hadiah sejumlah uang dan materi lainnya.

Beberapa kiai yang sempat didatangi Markus, antara lain KH Miftah, di Kedung Tarukan Surabaya yang akhirnya menyumbangkan uang tunai Rp. 250.000 dan sarung merek Al-Ma’ruf berharga ratusan ribu. Ada juga KH Asep mantan ketua PC NU Surabaya, KH Abdul Syakur, KH Abdurrahman Navis dan lainnya.

Masrukin adalah salah seorang korban penipuan Markus. Dia adalah pengurus Masjid Nurul Jannah Kalilom, Surabaya. Kira-kira empat tahun lalu, Markus Margiyanto datang ke Mesjid Nurul Jannah dan menyatakan niatnya untuk masuk islam. Diapun disyahadatkan oleh Ridwan, modin setempat.

Setelah masuk islam, karenat tidak punya rumah, Markus pun butuh rumah tinggal. Dengan ikhlas, Masrukin memberikan salah satu rumahnya yang baru selesai dibangun untuk ditempati Markus secara Cuma-Cuma. Diapun tinggal dirumah itu bersama istrinya, Muslimah anak seorang kiai di Singosari, Malang.

Selama di rumah Masrukin, Markus sama sekali tidak bekerja untuk menafkahi anak dan istrinya. Kebutuhan sehari-harinya ditanggung oleh jamaah mesjid, terutama oleh keluarga Masrukin. “Mualaf itu bagi orang islam merupakan aset,” alasan Masrukin. Jamaah Masjid pun simpati dengan keislaman Markus, sehingga segala permintaannya dikabulkan jamaah. “Jamaah masjid sini sudah banyak berkorban materi, tenaga dan pikiran untuk Markus,” imbuh Masrukin.

Suatu saat, Masrukin merasakan ada gelagat yang lain karena setiap hari Minggu, pagi-pagi Markus pergi memakai baju yang rapi. “Ternyata Markus pergi ke Gereja,” kata Masrukin. Maka Markuspun dia usir dari rumahnya. Setelah pindah dari Kalilom, Markus melancarkan penipuan yang sama dengan modus pura-pura masuk islam untuk mendapat simpati dan uang dari jamaah masjid di Tanah Merah, Surabaya.

Jauh sebelum melancarkan aksinya di Surabaya. Pendeta Markus pura-pura masuk islam dan nyantri di PIQ Singosari Malang dibawah asuhan KH Bashori Alwi. Karena sudah dipercaya, dia dijadikan menantu oleh KH Ahmad Rifai, pengasuh sebuah pesantren di Singosari, Malang. Namun setelah mempunyai dua anak Markus memboyong anak-anak dan istrinya ke Jakarta lalu mengkristenkan semuanya.

Dalam pengakuannya kepada tim FAKTA Surabaya, Markus mengungkapkan bahwa ceramah-ceramahnya yang menghina islam itu berdasarkan pesanan gereja. Dia juga mengaku ditekan oleh bapaknya dan paman-pamannya yang pendeta. “Apa yang saya ungkapkan di VCD itu adalah rekayasa palsu pihak gereja,” kata Markus kepada Masyhud, ketua tim FAKTA Surabaya.

Selain tekanan gereja, Markus juga rela memberikan kesaksian-kesaksian palsu tentang islam, karena alasan ekonomi dan dorongan finansial. “Pihak gereja sengaja memanfaatkan saya untuk membenturkan islam dengan kristen,” beber pendeta yang memiliki 20 tempat pemuridan tersebut. Yang dimaksud tempat pemuridan adalah semacam tempat pembinaan dan pendidikan Islamologi bagi umat kristen.

Markus juga menyebutkan bahwa pihak gereja sengaja menyebarkan VCD ceramahnya itu untuk menghina umat islam. Posisinya sebagai mantan orang islam yang memberikan kesaksian palsu tentang islam, bagi gereja akan lebih mengena. Walau demikian, dia mengaku masih tetap seorang muslim, bukan murtad. Tentu saja kesaksiannya ini masih membutuhkan klarifikasi lebih lanjut.

Sudah banyak yang menjadi korban penipuan Pendeta Markus Margiyanto. Penipuan bermodus pura-pura masuk islam ini sungguh berbahaya. Jika setiap saat bersyahadat di hadapan tokoh islam untuk mendapat simpati dalam bentuk materi, maka jelas bahwa “penipuan berkedok masuk islam” adalah profesi Pendeta Markus.

4.Muhammad Filemon

Heboh VCD Zainuddin MZ Kesaksian di Rumah Makan

USIANYA 50-an tahun, berperawakan sedang, berkulit kuning. Ia mengaku keturunan Arab. Itulah Muhammad Filemon. Gaya bicaranya menggebu-gebu. Setelah peredaran VCD yang memuat pengakuannya telah membaptis K.H. Zainuddin MZ, Filemon tampak ketakutan. HP yang biasa ia gunakan tak pernah lagi dibawanya.

Tapi, kisah Filemon bisa kita dapat dari H. Insan LS. Mokoginta, 54 tahun. Wiraswastawan asal Manado, Sulawesi Utara, yang sejak tahun 1980 masuk Islam ini sering mendapat keluhan dari temannya bernama Agus. Menurut Insan, Agus yang beragama Islam, sering berdiskusi soal agama dengan salah seorang anak buah Filemon. Karena anak buah Filemon itu sering mengutip ayat-ayat suci Al-Quran, iman Agus jadi goyah.

Karena penasaran, Agus mengajak Insan –yang dianggap paham ajaran Islam– untuk berdiskusi dengan anak buah Filemon. Waktu dan tempatnya ditentukan, di Rumah Makan Pondok Laras, Cimanggis, Depok, Jawa Barat, pada 4 Mei 2003, pukul 15.00 WIB.

Insan tak hanya bersama Agus. Ia mengajak Ustad Afdil Salim dan Jamil, dari Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia, serta Abu Mumtaz dari Majalah Bidik. Dalam pertemuan tersebut, Insan berpura-pura sebagai orang yang sedang mencari kebenaran, dan belum paham tentang ajaran agama Islam.

Di luar dugaan, Filemon hadir dalam pertemuan itu. Ia datang bersama 12 jemaatnya. Filemon mendapat giliran pertama. Kesempatan itu dimanfaatkannya untuk memberi kesaksian, tentang mengapa ia akhirnya memilih Nasrani sebagai jalan hidupnya, pada 1994. Menurut Filemon, ada tiga alasan. Pertama, ia sangat kecewa dengan kakeknya yang kawin-cerai, sampai delapan kali.

Kedua, ketika ia berada dalam penjara karena telah melakukan jihad. Tapi ia tak menyebutkan jihad tentang apa dan di mana ia dipenjara. Di dalam penjara itu Filemon mengaku satu sel dengan penganut Nasrani. Filemon, yang perokok berat, kemudian mengumpulkan puntung-puntung rokok dalam penjara untuk diambil tembakaunya dan dilinting ulang.

Karena tak ada kertas, Filemon melinting dengan menggunakan kertas yang ia sobek dari Alkitab milik teman satu selnya. Ketika rokok lintingan itu diisap, ia batuk-batuk tidak ketulungan. Teman satu selnya itu kemudian mengobatinya dengan doa-doa secara Kristiani. Batuknya berhenti dengan sendirinya. Ketika sisa lintingan rokok itu dibuka, dalam kertas ada tulisan, “Bertobatlah kamu karena Kerajaan Allah sudah semakin dekat.”

Adapun alasan ketiga, Filemon berfikir bahwa semua ajaran agama sama. Ia memilih memeluk Nasrani.

Selama memberikan kesaksian sekitar 45 menit itu, Filemon sesekali mencuplik ayat Al-Quran dan kutipan dalam bahasa Arab. Tapi lafalnya yang salah. Misalnya “Lakum dinukum waliyadin”, diucapkan “Lakum dinakum waliyabin”. “Alaihi salam” diucapkannya “Aliyul salam”

.

Setiap kali Filemon salah melafalkan ayat atau kutipan dalam bahasa Arab, Ustad Afdil Salam selalu membetulkannya. Ketika Jasmin menyodorkan Al-Quran Surah Al Ikhlas untuk dibaca, raut muka Filemon berubah. “Aduh, sudah nggak bisa,” Filemon menolak.

Setelah itu, suasana pertemuan jadi tidak nyaman. Diskusi belum berjalan sebagaimana dijadwalkan, Filemon sudah enggan meneruskannya. “Saya nggak nyangka jadi begini. Saya tidak bisa meneruskan diskusi ini, saya ada acara,” kata Insan menirukan ucapan Filemon.

Pertemuan yang direncanakan 3 jam itu diakhiri pada menit ke-55. Filemon bersama jemaatnya lalu meninggalkan rumah makan, padahal menunya belum selesai ia santap. Karena materi pembicaraan dinilai belum tuntas, Insan berusaha melakukan dialog lagi. “Tapi, Filemon sulit sekali dihubungi,” ujar Insan.

“Ternyata ia tak bisa membacanya,” kenang Insan kepada Rini Sulistyowati dari GATRA. “Masak, orang yang mengaku di rumah berbahasa Arab dan pintar mengaji tiba-tiba nggak bisa?” tanya Insan. Tentu, sebaiknya Filemon menjawab pertanyaan ini.

Herry Mohammad [Laporan Utama, GATRA, Nomor 27 Beredar Senin 19 April 2003]
Ergun Caner, seorang pemuka agama Kristen Baptis di AS, setelah kebohongannya terbongkar.

Caner yang sekarang menjabat sebagai dekan Liberty Baptist Theological Seminary di Lynchburg, Virginia selama ini mengaku sebagai mantan seorang muslim radikal yang kemudian masuk Kristen. Cerita ini berawal ketika Caner dan saudara lelakinya yang diklaim bernama Emir, menerbitkan sebuah buku berjudul“Unveiling Islam: An Insider’s Look at Muslim Life and Beliefs”, tak lama setelah peristiwa serangan 11 September 2001 di New York dan Washington DC.

Dalam buku itu, Caner mengklaim pernah menjadi seorang muslim yang radikal di masa remajanya dan pernah mengikuti pelatihan teroris di Turki sebelum berimigrasike AS. Caner juga mengaku “menemukan” Yesus Kristus di sebuah gereja di Ohio yang membuatnya memutuskan untuk pindah agama menjadi seorang Kristiani.

Buku itulah yang membuat nama Caner jadi sangat terkenal, sehingga ia berhasil mendapatkan jabatan sebagai dekan di Liberty Baptist Theological Seminary di Lynchburg, Virginia pada tahun 2005, padahal pengakua Caner sebagai mantan muslim radikal dalam buku yang ditulisnya, cuma kebohongan semata.

Sejak dirinya terkenal sebagai pemuka agama Kristen Baptis, Caner kerap mengkritik Islam dan justru pernyataan-pernyataan serta cerita-cerita Caner yang kontradikti, yang kemudian membuat banyak orang meragukan pengakuannya tentang masa lalunya.

Laporan-laporan yang muncul menunjukkan bahwa Caner dan keluarganya pindah ke Ohio sejak Caner masih anak-anak–mustahil pada usia anak-anak ia mengikuti pelatihan teroris, seperti yang diklaimnya–dan kata-kata dalam bahasa Arab yang seringkali diucapkan Caner dalam khutbah-khutbahnya ternyata cuma “ocehan” yang tak jelas artinya.

Setelah kebohongan Caner terbongkar, Penangggung Jawab Universitas Liberty, Jerry Falwell Jr. berinisiatif untuk melakukan penyelidikan atas perilaku Caner yang hasilnya akan diketahui bulan ini juga. Ayah Jerry, mantan penanggung jawab dan pendiri Liberty Baptist Theological Seminary adalah salah satu tokoh Kristen yang juga sering menjelek-jelekkan agama Islam dan Nabi Muhammad Saw. Jerry Falwell Sr. meninggal pada tahun 2007.

Sementara Caner harus menerima konsekuensi atas kebohongannya. Ia dikecam habis-habisan, disebut sebagai seorang oportunis yang hanya ingin menimbulkan ketegangan antara penganut Kristen dan Islam. Sejumlah pengamat mengatakan, cara Caner mendapatkan popularitas menunjukkan bahwa cerita-cerita tentang orang Islam yang pindah agama ke Kristen menjadi cerita yang penting dan mengagumkan bagi banyak kalangan penganut Kristen di Amerika sekarang ini.

sumber: Muslim Menjawab

 
40 Komentar

Ditulis oleh pada Juli 25, 2012 in anti pemurtadan, Islam, Kristologi, murtadin palsu

 

40 responses to “Inilah Misionaris mengaku Murtadin yang terbongkar penipuannya

  1. bambang

    November 30, 2012 at 12:13 am

    gimana ini, tuan yesus..??.
    umat2mu kok pd mewarisi watak2 paulus.
    bejad moral, bejad spiritual, dst…
    yesus,…. masih kuatkah kau menanggung dosa manusia2 penyembahmu itu???
    allah bapa, kenapa kau biarkan anakmu gemetaran menanggung dosa umat2mu??.
    klo bapa pny sifat adil, apakah penebusan dosa itu adil ??.
    klo bapa pny sifat kasih, tdk kasihankah anakmu jd bemper api neraka demi menyelamatkn umat2 yg jahat itu ???.
    bapa, apa tujuanmu membuat agama kristen yg serba aneh ini??
    bapa, masih pantaskah kau disebut maha adil??.

     
    • Togi simanjuntak

      Februari 1, 2013 at 7:40 am

      Saudaraku, semua itu sdh dituliskan dalam alkitab, bahwa akan muncul pengajar2 yg menggunakan nama Tuhan Yesus. Sy saat membaca artikel ini sy tambah yakin akan kegenapan firman Tuhan. 2 Petrus 2:1-3 Sebagaimana nabi-nabi palsu dahulu tampil di tengah-tengah umat Allah, demikian pula di antara kamu akan ada guru-guru palsu. Mereka akan memasukkan pengajaran-pengajaran sesat yang membinasakan, bahkan mereka akan menyangkal Penguasa yang telah menebus mereka dan dengan jalan demikian segera mendatangkan kebinasaan
      atas diri mereka.
      Banyak orang akan mengikuti cara hidup mereka yang dikuasai hawa nafsu, dan karena mereka Jalan Kebenaran akan dihujat.
      Dan karena serakahnya guru-guru palsu itu akan berusaha mencari untung dari kamu dengan ceritera-ceritera isapan jempol mereka. Tetapi untuk perbuatan mereka itu hukuman telah lama tersedia dan kebinasaan tidak akan tertunda.

       
      • bejo utomo

        September 1, 2015 at 7:47 pm

        Nabi palsu yang terbesar adalah paulus dari tarsus si srigala najis yang bangkainya terkubur di roma dan jiwanya sedang kaing2 di neraka dalam keabadian.

         
  2. Bes

    Desember 7, 2012 at 6:04 pm

    Udahh gak usah saling menghina satu sama lain,,,
    Kembali pada dirikita sendiri itu smua,,,,
    Keyakinan itu hanya kita sendiri yg tau,,, gak mesti di umbar”””,
    Saya seorang Muslim , tpi jujur saya sangat tertarik dengan Kristen, di karenaka di Islam tidak pernah ada yg pasti , selalu ‘Insya Allah’ ‘ Mudah”an’ , kita umat islam juga slalu mendoakan Nabi Muhammad Swt agar diberikan tempat yg layak, berarti selama ini Nabi kita masih Melayanh” dong,,,?

     
    • indrawidjaja

      Desember 7, 2012 at 7:56 pm

      Anda ini menunjukan bukan muslim, mau mengaku2 masuk kristen krn hal sepele seperti yg anda ucapkan, anda ini jelas kristen tulen, nah kalau anda benar muslim, jawab ya:
      1. InsyaAllah apa sich artinya secara etimologi bahasa, saya rasa bukan “mudah2an” seperti kata anda,,,,,? Anak SD muslim juga tahu koq artinya
      2. Lalu shalawat itu apa sich artinya? Anda sembarangan banget hehehehe

      Dan jika anda beranggapan kristen lebih baik, maka apa dasarnya dan dari segi apa kristen lebih baik

       
    • jarwo

      Desember 15, 2012 at 5:55 pm

      masa ngaku muslim nyebut nabi belakangya SWT!!
      gila ye.. pembahasan tentang ngaku2 islam, yang komen ad yg ngaku islam juga!!
      ngga malu yee

       
      • indrawidjaja

        Desember 15, 2012 at 6:07 pm

        Yups, bener banget, kelihatan dia bukan muslim dan kemungkinan besar kristen, saya sengaja approve komentar dia agar tidak ada kristener lain yg berkomentar bodoh seperti da yg ngaku2 Islam tapi sangat tidak tahu Islam, bahkan gak berani jawab disini

         
    • tian

      Februari 7, 2013 at 5:52 am

      bego bgt sih lo ! masa muhamad SWT . muhamad itu SAW bukan SWT !! terus insya allah artinya jika allah menghendaki.aduh…dasar kafir bego ! pake ngaku2 islam padahal gak ngerti islam ! cuih

       
    • prass

      Februari 8, 2013 at 1:51 am

      Bes ,,bes,,,,ente ini gk jauh beda sama anak play grup….km ini tolol apa bodoh…
      sebodoh bodoh nya Orang muslim..klo nama belakang nabi Muhammad itu pasti tau…..
      hahahaha..Otak Kadal d pakai..udah deh ngaku aja

       
    • ami

      Februari 15, 2013 at 7:16 am

      Bang bes kasihan sekali dikau, memang insyaAllah artinya jika Allah berkehendak sdh seharusnya kita menyerahkan semua urusan kpd Allah, bang supaya islamnya kokoh belajar nimba ilmu dari radio Rodja di 756 AM, dengerin selama 3 bulan, semoga Allah mengokohkan islam anda

       
    • ami

      Februari 18, 2013 at 4:59 am

      Bang bes coba buka alquran, surat al kahfi ayat 23-24, Allah emerintahkan kita untuk menggunakan kata “InsyaAllah” , hati2 juga bang bes karena agama seseorang tergantung agama temannya, apalagi anda tertarik dgn………., mulai sekarang carilah teman2 yg islami yg bisa memberi anda nasihat

       
  3. Indra Sharwan

    Januari 3, 2013 at 11:06 am

    Ckckckck… aneh banget orang2 kristen ya? segitu nafsunya utk memasukkan orang lain ke agamanya… sampai menghalalkan segala cara, termasuk berbohong…

    jika ada temen saya masuk islam, ya alhamdulillah…
    kalo ngga… ya sudahlah… lakum dinukum waliyadin..

     
  4. Umar R.A

    Januari 12, 2013 at 7:35 am

    100% kristen tulen th anak……

     
  5. yosephvera

    Januari 16, 2013 at 2:03 pm

    @Bes
    Yakobus 4:15 Kalau begitu, hendaklah kamu berkata, “Insya Allah, kami akan hidup dan akan berbuat begini atau begitu.”

     
  6. faiz

    Februari 15, 2013 at 4:50 am

    Dasar loe BINATANG” kafir paulus ,,ngaku” ISLAM,,,!!,upss maaf ya agk kasar kata”nya,tp gue bkn tanpa alasan bilang kayak gitu,,kn mmng loe” orang memang suka di panggil BINATANG” kafir alias (domba” tersesat)….

     
  7. ami

    Februari 15, 2013 at 7:06 am

    Ya Allah lindungilah hamba,suami,anak2 hamba, orang tua hamba dan saudara2 kandung hamba dari perbuatan murtad amin ya robbal alamiin

     
  8. aditya

    Februari 22, 2013 at 5:36 am

    nabi nabi bani Israel dalam agama wahyu nya dan kitab kitab nya berisi hakekat — belum menerangkan bab dasar —
    Islam
    — syariat, tarekat, hakekat, makrifat …. — dalam sejarah kenabian
    bani Israel belum ada tatacara do’a /shalat, menikah, puasa —-yg
    bagian dari syariah dan tarekah —
    dalam kitab kitab perjanjian lama taurat-zabur — langsung hakekat
    dalam kitab perjanjian baru injil —juga langsung hakekat —
    padahal tata cara do’a, nikah puasa dan lain lain disempurnakan dalam AlQuran —
    Al
    Quran penyempurna Taurat Zabur dan Injil — silakan jadi renungan
    semakin anda anda memperdalam Taurat Zabur (Perjanjian Lama) dan Injil
    (perjanjian Baru) anda akan semakin menemukan kebenaran dari Al Quran
    —- maaf sekedar mampir

     
  9. singa padang pasir

    Maret 7, 2013 at 8:55 am

    Udahh gak usah saling menghina satu sama lain,,,
    Kembali pada dirikita sendiri itu smua,,,,
    Keyakinan itu hanya kita sendiri yg tau,,, gak mesti di umbar”””,
    Saya seorang Muslim , tpi jujur saya sangat tertarik dengan Kristen, di karenaka di Islam tidak pernah ada ygpasti , selalu ‘Insya Allah’ ‘ Mudah”an’ , kita umat islam juga slalu mendoakan Nabi Muhammad Swt agar diberikan tempat yg layak, berarti selama ini Nabi kita masih Melayanh” dong,,,?
    By Bes on December 7, 2012 at 6:04 pm

    …………………………………………………………

    Ini contoh kristen yang pura pura islam,
    pertanyaan buat bes, kalo sekiranya alkitabible adalah firman tuhan tentunya isinya harus santun dan kata katanya tidak jorok, tuhan macam apakah yang berfirman dalam kitab suci yang banyak menyebut hal hal seksualitas,seperti: buah dada, bersundal, zakar keledai, menjamah jamah susunya ,???
    Wajarlah kalo alkitabible bukan kitab suci !

     
    • Raes

      November 18, 2014 at 8:18 am

      hei singa padang pasir! jangan seperti serigala berbulu domba……

       
  10. Purwanti

    April 1, 2013 at 1:21 am

    Hanya Tuhan yang tau, manusia pikiran serba terbatas..tak perlu menghina lah

     
  11. Indaha Riskan

    April 6, 2013 at 5:45 pm

    Lgsg kabur tuh si dodol…..
    Stupid idea…..

     
  12. aghatha

    Mei 17, 2013 at 12:50 am

    banyak kedok digunakan seakan2 web islam untuk mengkristenkan orang2 yg sedang belajar islam dan membuatnya ragu, komen saya yg sekiranya tidak bisa dijawab dihapus…hati2 situs isadanislam.com, isadanalquran.com dan jawaban yang ada muter2 yang buat saya terganggu mereka katanya tidak mengakui Al Quran tetapi kok bisa2 nya menggunakan Al Quran untuk pembenaran injil….Semoga Allah SWT melindungi kita semua dari semua fitnah, dan senantiasa memberikan hidayahNya.

     
    • chand

      April 28, 2015 at 12:56 pm

      iya bang. benar tu. komen saya juga di hapus. padahal yg lain komennya pada dijawab. tetapi saya malah dihapus

       
      • indrawidjaja

        September 6, 2016 at 4:41 pm

        saya di sana malah dah di blokir hehehehe,,, ketahuan domba kalau sudah kelihatan belang serigala nya,, bakalan blokir memblokir ^_^,, alhamdulillah di blokir penduduk neraka (kafirin)

         
  13. N. Basuki

    Juni 16, 2013 at 4:54 am

    Ada banyak berita fitnah tentang Islam yang ditiupkan oleh orang2 nasrani (entah itu katolik atau Kristen) sampai penghinaan/penghujatan keji kepada Baginda Rasulullah SAW padahal dalam Islam, Isa AS (Yesus, red) diyakini sebagai rasul yang dimulyakan. Hal diatas terjadi karena sebenarnya adalah ketakutan pihak gereja akan kebenaran Islam secara hakiki. Mereka sadar akan kekeliruan ajaran yang telah dianut secara turun temurun namun terlanjur malu untuk mengakui (kecuali yang mendapatkan hidayah).
    Ada sesuatu yang menggelitik saya mengenai tanggal kelahiran nabi Isa AS (Yesus, red), di semua belahan bumi manapun selalu jatuh pada tanggal 25 Desember … tetapi setelah saya membaca sebuah situs (http://messianic-indonesia.com/index.php?option=com_content&view=article&id=244:benarkah-yesus-sang-mesias-lahir-pada-tanggal-25-desember&catid=36:apologetik&Itemid=55) … kok saya jadi bingung, bahwasanya menurut situs ini setelah menggali beberapa literatur, ternyata hingga saat ini masih ada keragu2an akan kebenarannya. Lebih dari itu saya pribadi lebih bingung ketika mendengar ada sebuah kitab suci memiliki versi lama dan versi baru (perjanjian lama dan perjanjian baru) atau bisa diotak-atik manusia… logika saya kitab suci adalah satu dan tidak bisa diubah2 oleh siapapun apalagi menggunakan logika manusia … karena inilah sebenarnya pelecehan terhadap firman Tuhan. Satu lagi … bagaimana bisa pelayan gereja (entah pastor atau pendeta) bisa mengampuni dosa umatnya ketika umat tersebut melakukan pengakuan dosa … padahal dosa itu urusan Tuhan.
    Namun demikian sepandangan saya … agama diturunkan Tuhan ke dunia adalah sebagai tuntunan kebenaran pada manusia, tinggal kita mau atau tidak melihat kebenaran itu. Surga atau neraka adalah tujuan akhir manusia, yang pada akhirnya manusialah yang memilih.

     
  14. Darkman

    Juli 3, 2013 at 12:07 am

    Waduhhhh….
    Hampir Dsni kyanya setan n iblis ea, stiap koment n jwbnnya, slalu perkataan kasar, tak selembut agamamu…
    Mmg agamamu telah mewarisi kekasaran dn kekejaman yah, dn tdk akan berubah lg itu.
    Tunjukinlah akhlak yg baek klo mmg kita ini islam, jgn jd kasar bgtu sprti tdk brpendidikan….mksh.

     
  15. anwarmusa

    Juli 12, 2013 at 6:16 am

    islam tuh mau di fitnah.di jelekan di tindas dll tetap sj pd akhirnya akan menang.kita lihat ssjarah di awal2 penyebarannya.selalu saja nabi mndpt prtolongan.misal khalid bin walid panglima islam yg tak terkalahkan.mulanya dia adlh kafir yg lihai dlm taktik perang.namun ajaib, akhirnya dia jd muslim.
    bgtu jg di zaman keganasan tentara mongol.kala itu umat islam mngalami kehancuran hebat.namun kmbali keajaiban trjadi.tentara mongol mlh mnjadi islam.imbasnya islam jd menjalar k rusia dan india.dmna d india mereka mdirikan keraja, an mughal atw mongol.
    dan saar ini,dmna umat islam klh dlm teknologu dan militer lg lg keajaiban trjadi.dmna masyarakat barat brduyun2 masuk islam.
    bnarlah janji Allah bhw prkata, an Allah tertinggi dan prkata, an org kafir terkebawah.amiin.

     
    • june

      Juli 23, 2013 at 2:48 am

      Hi saya seorang kristen. Klo baca cerita2 diatas sudah ga asing lg… bnyak pendeta2 yg ngaku2 klo dulunya adalah penganut islam yg taat pdhl ga jelas kebenarannya. Cm mau cari jemaat. Nipu jemaat. Cari duit lwt cerita2 palsu spy makin bnyak org percaya. Org kristen itu tidak bodoh bs menilai mana pendeta bener atw cm rekayasa buat keuntungan pribadi semata. Bertobatlah.Klo mau menarik org spy menjadi kristen pakailah cara2 yg baik jgn menghalalkan segala cara apalg sampe ngaku2 islam. Sy yg kristen jd maluuu. Ajaran kita bukan menjelek2an agama lain apalg mencari keuntungan dg cerita2 bohong

       
  16. budi

    Juli 24, 2013 at 4:01 pm

    rame bener disini 😀
    nambah info 😀

     
  17. jas

    Agustus 20, 2013 at 9:06 pm

    Buat june…
    betul itu saudara… dan komentar saudar2 yg lain menghujat itu tidak baik, ingat Allah itu maha lembut.
    saya beragama muslim dan percaya kepada semua 4 kitab (zabur, taurat, injil, al,quran)
    dan percaya kpd semua nabi utusan Allah SWT….
    semoga suatu hari kaum yahudi, nasrani (kristen) kembali ke fitrah asalnya yaitu ajaran tauhid yang suci.

     
  18. Kadal

    Agustus 31, 2013 at 3:16 am

    @darkman: ya km tuh ibliznya!

     
  19. allay

    Mei 19, 2014 at 12:29 am

    andaikan saja semua bisa saling hormat menghormati,, dan saling menolong tanpa pandang latar agama.. pasti lebih indah…
    tapi kalau ga begini,, ga rame juga… wallahu’alam..

     
  20. AERROPLUS

    Mei 20, 2014 at 2:31 pm

    Alhamdulillah, sangat informatif.
    Trimakasih Admin, sy akan lebih hati hati dengan intrik2 kafirun
    Ajaran kristen/katolik menjadikan penganutnya setara dengan hewan (domba) bukan manusia.
    Bangga dengan julukan domba, kemana manusianya??? kalo dijadikan Qurban mreka jelas nga mau. hehehe

     
  21. akbar

    Maret 29, 2015 at 5:20 pm

    menurut para Astronot ternyata bumi ini sangat kecil ukurannya jika dibandingkan ukr alam semesta ibarat setetes air dilautan, tapi sayang ada umat yang mengecilkan tuhan dengan menyatakan rela menjadi manusia pria untuk menebus dosa manusia

     
  22. Klemen Nainggolan

    Juni 30, 2015 at 1:09 am

    sy pribadi sangat berterima kasih atas artikel ini, bahkan sy yakin seluruh umat Katolik/Kristen DIMANAPUN sangat berterima kasih. semoga para pelaku penipuan2 spt diatas segera bertobat. @ Mas Aerroplus, kami yg beragama katolik/kristen, di hadapan Allah kami menganggap kami itu domba-domba Allah. karena Allah itu Gembala bagi kami, hehehe,,, bukan di hadapan mas aerroplus.. inti ajaran yg paling ditekankan Allah dalam Injil adalah KASIH ke SESAMA manusia tanpa tipu-tipu, buktikan aja sendiri baca injil, siapapun boleh kok baca injil ga harus jadi Kristen, sekali lagi terimakasih buat admin atas artikelnya, teruskan menjunjung kebenaran…………. SALAM DAMAI.

     
    • indrawidjaja

      Juni 30, 2015 at 4:37 am

      Terima kasih atas tanggapan positifnya pak Klemen Nainggolan, saya setuju dengan beriman tanpa menipu, semoga kita bisa saling berbagi informasi mengenai hal hal demikian agar tidak menjadi blunder dikalangan umat beragama dan semoga penipu tersebut mau bertobat apapun agama dia sekarang

       
  23. sl

    September 28, 2015 at 3:28 pm

    nyimak

     
  24. Inez

    Maret 29, 2016 at 11:08 pm

    Keterangan palsu.

    Memang muslim jagonya taqiya…. TOP

     
  25. abu salmam

    Juni 29, 2016 at 6:40 am

    Gila lhu ndro….ngaku islam,nulis nabi za pake swt….ngaji digereja lhu ya

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: