RSS

Mualaf dan Puasa Ramadhan

19 Jul

يَاأَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَ أَيَّامًا مَعْدُوْدَاتٍ فَمَنْ كَانَ مِنْكُمْ مَرِيْضًا أَوْ عَلَى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ وَعَلَى الَّذِيْنَ يُطِيْقُوْنَهُ فِدْيَةُ طَعَامٌ مِسْكِيْنٌ فَمَنْ تَطَوَّعَ خَيْرًا فَهُوَ خَيْرٌ لَهُ وَأَنْ تـَصُوْمُوْا خَيْرٌ لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ َتــعْلَمُوْنَ    شَهْرُ مَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيْهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتِ مِنَ الْهُدَى وَ الْفُرْقَانِ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمْ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ وَمَنْ كاَنَ مَرِيْضًا أَوْ علَىَ سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَياَّمٍ أُخَرَ يُرِيْدُ اللهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلاَ يُرِيْدُ بِكُمُ الْعُسْرَ وَلِتــكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوْا اللهَ علَىَ مَا هَدَاكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ

 

Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa, (yaitu) dalam beberapa hari yang tertentu. Maka barangsiapa diantara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), Maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain. dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): memberi makan seorang miskin. barangsiapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, Maka Itulah yang lebih baik baginya. dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu Mengetahui. (beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, Maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), Maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur. (QS al-Baqoroh : 183-185)

nah, lalu kita dapet apa lagi nich kalau kita jalani dengan benar? butuh ikhlas dan sabarrrrrrr banget dalam menghadapi Ramadhan, apalagi kita masih ada saudara bahkan orang uta yang masih belum beragama Islam, jadi kerasa bener dah tuh, laper malah diledekin,,, dibilangin mulut bau,,,, dibilangin “ntar kurus loh”,,,, lah pokoknya banyak dah,,, apalagi ada beberapa mualaf disini yang baru ngalamin puasa yg pertama nya ya,,,,,

 

nah disini saya gak akan lebar lebar membahasnya, dasarnya ada di Quran, ada di ayat Al-Baqarah ayat dari 183 sampai 185 diatas, nah saya akan coba jabarkan beberapa hal mengenai puasa di bulan Ramadhan (maaf, saya pakai istilah Arab dan saya beri artinya)

 

  1. Allah mewajibkan puasa terhadap kaum mukminin sebagaimana Allah wajibkan atas orang-orang sebelum mereka yang mana di dalam puasa ini terdapat faidah-faidah bagi dunia dan akhirat.
  2. Diperolehnya tingkatan takwa kepada Allah Azza wa Jalla di dalam puasa.
  3. Puasa itu hari-harinya spesifik (tertentu), namun tidak lebih dari tiga puluh hari.
  4. Orang yang sakit dan musafir, diperbolehkan berbuka pada bulan Ramadhan dan wajib atas mereka menggantinya (sering di sebutkan dalam bahasa arab dengan qodho’).
  5. Dahulu, ada pilihan antara berbuka di bulan ramadhan dan membayar fidyah atau berpuasa, kemudian hukumnya dimansukh (dihapus) dan berpuasa di bulan Ramadhan menjadi wajib hukumnya, kecuali wanita yang memang ada sirkulasinya dan bisa membayar dengan puasa diwaktu lain, dan juga orang tua atau sakit yang sudah tidak mampu berpuasa, maka bisalah membayar fidyah (ntar kita bahas di bab lain ya :)).
  6. Keutamaan bulan Ramadhan dan keutamaan Al-Qur`an yang Allah turunkan di dalamnya. Perlu diketahui bahwa yang namanya inzal (menurunkan Al-Qur`an) itu pastilah dari atas ke bawah, oleh karena itulah inzal ini menunjukkan atas ketinggian Allah di atas arsy-Nya sebagaimana ditegaskan tentangnya ayat-ayat dan hadits-hadits nabi yang shahih (terbukti autentik).
  7. Wajibnya berpuasa atas mukallaf (orang yang mendapatkan beban kewajiban) yang mendapati bulan Ramadhan.
  8. Syariat Allah yang samhah (toleran/lapang) dan mudah, jauh dari kesukaran dan kesulitan, so,,, jangan mempersulit ibadah ya, karena aturannya sudah jelas dan mudah dijalani asal ikhlas karena Allah, bukan karena siapapun.
  9. Mengagungkan Allah dengan bertakbir pada hari ‘ied dan ucapan syukur atas nikmat-nikmat Alloh.

 

Wallahu’alam bish shawwab. semoga bermanfaat

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Juli 19, 2012 in Islam, Refleksi Jiwa

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: