RSS

salah paham terhadap doa Rasulullah tentang miskin

08 Mei

Diantara sekian banyak do’a-do’a yang Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam ajarkan kepada umatnya adalah do’a di bawah ini:

“Allahumma ahyinii miskiinan, wa amitnii miskiinan, wahsyurnii fii jumratil masaakiin”.

“Artinya: Ya Allah ! Hidupkanlah aku dalam keadaan miskin, dan matikanlah aku dalam keadaan miskin, dan kumpulkanlah aku (pada hari kiamat) dalam rombongan orang-orang miskin“.

Hadits ini dikeluarkan oleh Imam Ibnu Majah (no. 4126) dan lain-lain. Al-Albani mengatakan bahwa hadits ini derajatnya : hasan. [Lihat pembahasannya di kitab beliau : Irwaul Ghalil (no. 861) dan Silsilah Shahihah (no. 308)]

Namun bilamana kita tidak membaca keterangan ulama tentang arti lafadz miskin pada do’a tersebut niscaya kebanyakan kaum muslimin tidak akan mau mengamalkan do’a tersebut.
Ketahuilah bahwa kata miskin di dalam hadits tersebut bukanlah dalam arti yang biasa kita kenal, yaitu: “Orang-orang yang tidak berkecukupan di dalam hidupnya atau orang-orang yang kekurangan harta”. Dengan arti yang demikian maka timbulah kesalahpahaman di kalangan umat terhadap do’a Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam di atas.

Yang benar maksud miskin di dalam do’a Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam ini ialah: “Orang yang khusyu’ dan mutawaadli (orang yang tunduk dan merendahkan diri kepada Allah Subhanahu wa ta’ala)”.

Iklan
 
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: