RSS

dunia adalah mimpi

08 Jan

Bismillaahir rohmanir rohiim
Assalamu’alaykum warohmatullaahi wa barokaatu

Saudara-saudariku tersayang rahimakumullaah…

Dunia adalah mimpi. Kenikmatannya adalah tipu daya. Janji-janjinya adalah kebohongan. Hari-harinya adalah main-main. Malam-malamnya adalah kelalaian. Rumah-rumah megah dan istanamya adalah khayalan-khayalan yang menertawai orang-orang kaya yang telah menjadi budaknya.

Sesungguhnya apa yang ada di perut bumi, lebih banyak daripada yang ada dipermukaannya, dan setiap orang tergadaikan dengan amal-amalnya. Jika engkau melihat salah seorang budak dunia demikian semangat mengumpulkan kekayaannya, semangat untuk mendapatkannya, bangga dengan harta bendanya, serius menyambung-nyambungnya, tertipu dengan khayalan-khayalannya, kenyang dengan keadaannya, maka TANGISILAH masa depannya.

Berpikirlah tentang ayah, kakek kita, dan mereka yang telah pergi mendahului kita untuk berpindah tempat. Betapa banyak orang-orang cerdas yang kini berada di dalam tanah. Betapa banyak orang-orang cemerlang yang berada di bawah pasir. Betapa banyak tuan-tuan yang kini berada di debu yang kering. Betapa banyak imam yang terkenal kini berada di bawah debu tanah.

Ingatlah firman Allah subhanahu wa ta’ala, “Tiap-tiap sesuatu pasti binasa kecuali wajah-Nya (Allah).” (QS. Al-Qashash : 88).

Wahai saudara-saudariku tersayang rahimakumullaah…

Kenapa engkau mesti bingung dan gelisah? Mengapa engkau harus sedih dan gulana? Mari bersiaplah untuk menempati lubang kubur. Persiapkan bantal dan kasurmu dalam kubur berupa amal, ikhlas, dan jujur kepada Dzat yang tidak tersembunyi pada-Nya segala sesuatu, seakan-akan kematian telah hadir, perpisahan telah semakin dekat, dan orang-orang tercinta telah berpisah, serta kepastian telah tiba.

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman, “Maka segeralah kembali (menaati) Allah. Sesungguhnya aku seorang pemberi peringatan yang nyata dari Allah untukmu.” (QS. Adz-Dzariyat : 50).

Shadaqallaahul’azhiim…
(dr jeany dive)
Jazakillah khair

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Januari 8, 2010 in Refleksi Jiwa

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: