RSS

Jika Pemuda telah Mampu untuk Menikah

12 Feb

Dari ‘Abdullah bin Mas’ud radhiyallaHu ‘anHu, Rasulullah ShallallaHu ‘alayHi wa sallam bersabda,

“Yaa ma’syarasy syabaabi manistatha-a minkumul baa-aH, falyatazawwaj fa-innaHu aghadhdhu lil bashari wa ahshanu lil farji wa man lam yastathi’ fa’alayHi bishshaumi fa-innaHu laHu wijaa-un”

yang artinya:

“Wahai pemuda, barangsiapa diantara kamu yang telah sanggup untuk menikah, maka hendaklah dia menikah. Karena dengan menikah itu akan lebih menundukkan pandangan (matamu) dan lebih membentengi farji (mu). Dan barangsiapa yang belum mampu, maka hendaklah dia shaum, karena shaum itu adalah merupakan tameng” (HR. al Bukhari no. 1905, Muslim no. 1400 dan lainnya)

Hadits yang mulia ini merupakan petunjuk dan nasehat yang sangat besar sekaligus sebagai obat mujarab dari sebuah penyakit yang menyakitkan hati, fikiran dan badan. Wasiat dari Nabi yang mulia ShallallaHu ‘alayHi wa sallam untuk para pemuda. Kemampuan yang dimaksud adalah seperti

  1. memberikan mahar,
  2. menyediakan tempat tinggal dan
  3. memberikan nafkah sebagaimana firman Allah Ta’ala,

    “Berikanlah mahar(mas kawin) kepada wanita-wanita (yang kamu nikahi) sebagai satu kewajiban”(QS.An Nisaa:4)

    “Tempatkanlah mereka (para istri) dimana kamu bertempat tinggal” (QS. Ath Thaalaaq : 6)

    “Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebagian mereka (laki-laki) atas sebagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka” (QS. An Nisaa’ : 34)

Namun demikian jika ada seseorang yang hidup dalam kondisi miskin, maka hal itu tidak dapat dijadikan suatu alasan untuk tidak menikah selama dia mampu memberikan mahar walaupun dengan mahar yang ringan, memberikan nafkah walaupun sedikit dan menyiapkan tempat tinggal walaupun di rumah yang sangat sederhana. Karena kekayaan dan kemiskinan sifatnya nisbi. Sekarang kaya besok miskin. Sekarang miskin besok kaya. Semuanya berjalan dengan takdir dari Rabbul ‘alamin.

Allah Ta’ala berfirman,

“Dan nikahkanlah orang-orang yang sendirian diantara kamu, dan orang-orang yang shalih dari hamba-hamba sahaya kamu yang laki-laki dan hamba-hamba sahaya kamu yang perempuan. Dan jika mereka miskin, niscaya Allah akan memberikan kemampuan kepada mereka dari sebagian karunia-Nya. Dan Allah Maha Luas (pemberiannya) lagi Maha Mengetahui” (QS. An Nuur : 32)

Di dalam suatu hadits shahih diterangkan ada seorang sahabat yang hendak menikahi seorang perempuan namun dia tidak dapat memberikan mahar karena saking miskinnya, bahkan mahar yang terbuat dari cincin besi sekalipun dia tidak memilikinya, lalu Rasulullah ShallallaHu ‘alayHi wa sallam bersabda,

“Pergilah (bawalah perempuan ini), karena sesungguhnya aku telah kawinkan engkau dengan perempuan ini dengan (mahar) apa yang ada padamu (yang engkau hafal) dari al Qur’an” (HR. al Bukhari no. 5126 dan Muslim no. 1425) Dan Allah Ta’ala telah memberikan harapan yang besar bagi para pemuda yang menikah karena ingin menjaga kesopanan dirinya. Dari Abu Hurairah radhiyallaHu ‘anHu, Rasulullah ShallallaHu ‘alayHi wa sallam bersabda,

“Tsalaatsatun haqqun ‘alallaHi ‘aunuHum, al mujaaHidu fii sabiilillaH, wal mukaatabul ladzii yuriidul adaa-a, wan naakihul ladzii yuriidul ‘afaafa” yang artinya “Tiga orang yang sudah pasti mereka akan mendapat pertolongan Allah, mujahid yang (berperang) di jalan Allah, seorang budak yang berusaha menebus (membayar) dirinya dan seorang laki-laki yang menikah karena hendak menjaga kesopanan dirinya” (HR. at Tirmidzi no. 1665, an Nasai no. 3120, Ibnu Majah no. 2518 dan lainnya, Imam at Tirmidzi mengatakan, “Hadits ini hasan”)

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Februari 12, 2009 in Uncategorized

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: